
Berapa Lama Batas Maksimal Telur Rebus Bisa Disimpan di Kulkas?
Perhatikan batas waktu maksimal jika ingin menyimpan telur rebus di kulkas.
Apakah kamu adalah seseorang yang suka makan telur rebus?
Atau apakah kamu suka membuat telur rebus dalam jumlah banyak untuk dijadikan stok makanan di kulkas?
Berkat kepraktisannya, mungkin Anda pernah berpikir untuk merebus telur sekaligus dalam jumlah banyak supaya lebih menghemat waktu. Lagipula dengan cangkangnya yang kokoh, harusnya telur bisa bertahan lebih lama, kan?
Jangan sampai terkecoh, ya! Ternyata telur rebus bukanlah sebuah makanan yang bisa disimpan terlalu lama, lho. Berbeda dengan telur mentah yang mungkin bisa tetap segar hingga berminggu-minggu, telur rebus justru punya batas maksimal penyimpanan yang lebih pendek. Jika tidak disimpan dengan cara yang benar, makanan sehat ini akan berubah jadi ancaman bagi kesehatan kamu.
Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), telur rebus yang disimpan dengan cara yang benar, baik yang sudah dalam keadaan dikupas maupun yang masih ada kulitnya, dapat bertahan sekitar satu minggu di dalam kulkas.
Proses perebusan menyebabkan hilangnya lapisan pelindung alami pada cangkang, sehingga membuat telur jadi lebih rentan terhadap udara dan mikroorganisme berbahaya, dikutip dari Heathline. Hal itu yang menjadi penyebab mengapa penyimpanan di lemari es sangat penting untuk mencegah kontaminasi dan pembusukan.
Faktor penting lainnya, menyimpan telur di lemari es juga bisa membantu memperlambat pertumbuhan bakteri, karena bakteri berbahaya biasanya berkembang lebih lambat pada suhu di bawah 4°C. Sebaiknya jangan membiarkan telur rebus terlalu lama di suhu ruangan, pastikan untuk segera memasukkannya ke dalam kulkas dalam kurun waktu maksimal 2 jam setelah dimasak, agar kondisinya tetap aman dan segar lebih lama.
Penyimpanan telur disarankan untuk bisa tetap disimpan di dalam karton aslinya atau wadah yang kedap udara. Letakkan di rak dalam, bukan di pintu kulkas karena biasanya suhu di pintu lebih mudah berubah akibat sering dibuka dan ditutup.
Kamu mungkin akan mencium bau khas seperti bau gas di dalam kulkas saat pertama kali menyimpan telur rebus. Bau ini adalah bau yang disebabkan oleh hidrogen sulfida yang terbentuk saat telur direbus. Bau tersebut akan hilang dalam beberapa jam dan tidak berbahaya.
Terakhir, untuk menjaga tekstur agar tetap enak saat dimakan, telur rebus sebaiknya tidak dibekukan. Hal ini dikarenakan bagian putih dan kuning telur akan menjadi keras dan berair sehingga akan mengubah tekstur dan rasa dari telur itu sendiri.
Untuk mencegahnya mengering, telur rebus yang sudah dikupas lebih awal sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara dengan tisu dapur yang sedikit lembab.
Jika kamu masih ragu sudah lama telur rebus disimpan, cek bagian cangkangnya. Jika terasa sudah berlendir atau ada berbau menyengat, sebaiknya segera dibuang. Jangan pernah memaksakan diri untuk makan telur yang sudah lama disimpan karena bisa berisiko terhadap keracunan makanan dengan gejala seperti diare, mual, dan muntah.
Kuning telur seringkali berubah menjadi warna yang kehijauan atau abu-abu setelah melewati proses dilebur. Namun, perubahan warna itu ternyata tidak selalu berarti telur telah rusak.
Warna kuning pada telur bisa saja bergantung pada waktu dan suhu saat memasak. Jika direbus terlalu lama, kuning telur bisa menjadi lebih pucat dan akhirnya berubah jadi hijau keabu-abuan. (Irene)
Sumber: voi.id
Video Terbaru




MOST VIEWED




